Kamis, 20 Februari 2014

Mimpi dan keyakinan.

Liburan semester ini bisa dibilang panjang. Diwaktu yang panjang ini, gua menghabiskan waktu untuk belajar. Bukan belajar secara formal memang, tetapi gua belajar dari sesuatu yang lebih baik dari itu. Belajar dari dan mengenai kehidupan.

Banyak hal yang gua pelajari, tapi ada 1 hal yang jadi pokok pembelajarannya. Gua melihat disaat orang yang punya mimpi besar tapi terhalang oleh berbagai hal, dari mulai lingkungan, keluarga, bahkan material. Sebelum membahas soal ini, kita harus tahu apa sebenarnya mimpi itu. Mimpi adalah harapan kita yang terpendam, harapan yang menanti untuk dilahirkan. Mungkin mengejar mimpi kedengarannya terlalu muluk-muluk, tapi kita semua tahu dan percaya sama kalimat "impossible is nothing", jadi, kenapa enggak?


Bicara soal mengejar mimpi, kalau diterapkan dalam kenyataan memang gak semudah mengatakannya, banyak yang bilang sama gua kalau mimpi itu boleh, tapi harus kembali ke kenyataan. Oke, sekarang kita sama-sama percaya dengan kenyataan, lalu apa mimpi gak boleh jadi kenyataan? Bukankah menyenangkan kalau mimpi jadi kenyataan? Sulit? Memang sulit, gak ada yang bilang mewujudkan mimpi itu mudah kok. Dalam hal ini gua mengutip salah satu kalimat dalam anime dan manga lawas kesukaan gua yang diadaptasi jadi live action, GTO. Disitu, disebutkan oleh Ibu pemilik sekolah, memang tidak mudah untuk mengejar mimpi,  hal yang sangat dibutuhkan saat itu adalah keyakinan. KEYAKINAN YANG KUAT AKAN MEMBUAT ITU TERJADI.


Untuk kalian yang merasa sebagai orang yang realis, mungkin ini semua terdengar klise, tapi orang yang benar-benar realis harusnya akan terus berusaha dan tidak akan menyerah sampai ia merasa dirinya melihat hasil. Gua, secara pribadi kalau terhalang oleh batu besar diperjalanan gua menuju impian, gua akan berusaha dan mencari cara untuk memindahkan atau bahkan menghancurkan batu itu, supaya gua bisa terus berlari dan menangkap impian gua. Menurut gua, gak ada impian yang muluk-muluk. Hal besar gak akan ada kalau gak ada hal kecil, impian pun gak akan tercapai tanpa ada usaha, yang walaupun kecil tapi disertai semangat yang besar. Impossible is nothing, isn't it?


Kembali lagi ke kenyataan, dalam menerapkan mimpi kedalamnya dibutuhkan usaha keras, dan gak akan mungkin gak ada rintangannya. Tapi, bukankah kita terjatuh itu untuk dapat bangkit kembali? "Kalau kau jatuh untuk yang ke 100 kali, bangunlah untuk yang ke 101 kali," kata Onizuka Sensei dalam filmnya (GTO). Kalimat itu yang makin membulatkan tekad gua untuk mengejar impian gua, kalimat yang bagus untuk membakar semangat.

Maaf kalau tulisannya terlalu panjang, gua harap tulisan ini bisa jadi sedikit inspirasi dan semangat buat kalian semua.
Terima kasih. :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar