Senin, 27 Januari 2014

Observasi dadakan

Sup, mates? Gua malam ini mau berbagi cerita aja soal observasi gua setahunan yang lalu.
First of all, my eyes n back are damn hurt after seharian ngetik didepan laptop (sure, tell me about it) LOL.
Dari pagi gua berjibaku dengan materi dan nyari inspirasi buat karya tulis gua, thanks to that, my brain is about to blow up now. Disela-sela istirahat tadi gua inget sama apa yang teman gua (bukan teman sih, kenalan sebenarnya) bilang waktu kami baru masuk semester 3, itu awal tahun lalu kalo gak salah (I'm on my 6th semester now), he said "kalo jadi cowok jangan KAYAK BEGINI."

"Kayak begini"? What the hell was that means? Dia bilang itu sambil nunjuk kearah gua, do I look like a sissy or what? Ok, saat itu gua langsung cek penampilan gua dari atas sampai bawah, rambut gondrong (waktu itu, sekarang Pompadour), kaos gambar band Oasis, jaket kulit, jeans robek, sepatu boots. What's wrong with those things? Gua ngerasa cukup cowok pada saat itu, dan gua ngerasa dihina abis-abisan atas kalimatnya. Gua gak mau ambil pusing karena gua ngerasa gua udah terlalu tua untuk marah dan ngajak dia berantem karena hal itu, kayak anak kecil. Akhirnya, gua nyoba buka hati gua untuk dengerin ceramahnya dia, bla bla bla... U KNOW WHAT? IT WAS ALL NONSENSE..!! BULL-THE F**K-SH*T..!! There are no such thing as "U are a man if u do this n that, or wear this n that", everyone has their own style, mate.! Just mind ur own business.

"The Rockers" biker style of 60's
kayak gini dia nilai "gak cowok"??
Dia bilang dia dapat ajaran (yang completely sesat) itu dari sebuah forum, sebut saja HS (karena gak etis kalo gua ketik Hitman System dengan gamblang disini....ah, ya sudahlah, terlanjur diketik). Setelah 1 jam pelajaran (120 menit) gua diceramahin dia, gua dikasih alamat web-nya si HS itu, dengan harapan gua bisa "berubah". Gua pribadi gak setuju sama semua ajaran mereka, why? coba aja kalian liat lalu pikir dengan logika yang bersih, mereka ngajarin kita (kalian aja deh, gua gak mau) untuk berubah jadi lebih baik....MENURUT MEREKA (caps lock mendadak rusak).

Aduh namanya itu loh om, (maaf nih) mana tahan..!!
Gua baca kok keseluruhan dari semua post di web mereka, gua bisa gak setuju karena gua udah observasi dan ya menurut gua itu gak penting, the whole thing is completely useless n all bulls**t. Sekarang gua tanya, apa kalian yang merasa jomblo harus merelakan gaya hidup, gaya berpakaian, dan tentunya kepribadian kalian berubah? Kalo iya pikir lagi deh, karena kepribadian itu diciptakan beragam, kita semua unik dengan perbedaan pribadi masing-masing, kenapa harus jadi sama dengan orang yang bikin forum gak penting itu? Mungkin hal itu berhasil buat si pendirinya, tapi apa itu menjamin bakal berhasil 100% untuk orang lain? Gua berani taruhan hasilnya enggak akan bisa.

Konyolnya banyak aja yang mau ikut lho. Gua kaget setengah mati melihatnya waktu itu, buat apa menghabiskan uang 200k keatas untuk ikut gituan? Emang kalo ikut itu kalian bisa lulus SMPB? Lulus kuliah dengan IP 4? Dapat kerjaan yang bagus? Enggak kan? Lalu kenapa gak uang itu dipakai untuk hal yang lebih berguna? Mereka sendiri lho yang bilang uang harus dipakai untuk hal yang berguna. Kalau si orang itu ngomentarin gua kenapa ngabisin uang untuk rokok, gua bisa tanya balik dengan pertanyaan diatas tadi.

Katanya kalo mau dapet jodoh musti kayak gini, pfftt yea right.
Inti dari ajaran mereka itu cuma 1, "Berubahlah menjadi saya agar kalian dapat jodoh.!" (pffftt what a pathetic fool) gua juga baca disana ditulis "Cobalah sesekali dugem, main billyard, hangout di cafe supaya gaul" hello mister, I'm 20 years old and am not gonna waste my time on a club dancing n drunk, thank you. Gua mempermasalahkan soal dugem disini, gua gak mau minum alkohol dan clubbing, dari diri gua emang suka ya mau gimana lagi, clubbing bukan gaya gua.
Gua mungkin bukan muslim yang baik, tapi gua mencoba mempelajari islam dengan baik (kalo katanya Om Pandji), gua sebisa mungkin ngejauhin yang haram, makanya gua nentang banget sama ajaran mereka. Lagipula buat apa sih ngorbanin gaya hidup, penampilan, kenyamanan dan bahkan kepribadian kita cuma untuk dapet jodoh? Nikmatin aja apa yang Tuhan kasih ke kita, jodoh itu udah disiapin dan bakal dateng kalo kita usaha dan punya prestasi, bukan karena dinilai "keren" sama orang lain!

Ya, mungkin cuma itu yang bisa gua bagi malam ini, karena kalau gua tulis semua hasil observasi gua pada saat itu bakalan panjang banget hahaha.

Well, thanks mates n have a great day (or maybe night) :-D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar